Pendekatan proses
Standar Internasional ini mempromosikan
adopsi dari sebuah pendekatan proses ketika mengembangkan,menerapkan dan
meningkatkan efektifitas sebuah sistem manajemen mutu, untuk mempertinggi
kepuasan pelanggan dengan memenuhi persyaratan pelanggan. Persyaratan khusus
yang dianggap penting terhadap adopsi sebuah pendekatan proses termasuk dalam
4.4.
Memahami dan mengelola proses-proses
yang saling berhubungan sebagai sebuah sistem yang
berkontribusi terhadap efektivitas dan
efisiensi organisasi dalam meraih hasil yang diinginkan.
Pendekatan ini menggerakkan organisasi untuk mengontrol keterkaitan dan saling keterkaitan antar proses-proses yang ada dari sistem, sehingga kinerja keseluruhan organisasi dapat ditingkatkan.
Pendekatan ini menggerakkan organisasi untuk mengontrol keterkaitan dan saling keterkaitan antar proses-proses yang ada dari sistem, sehingga kinerja keseluruhan organisasi dapat ditingkatkan.
Pendekatan proses melibatkan definisi sistematis dan pengelolaan dari proses-proses, dan interaksi antar
proses, sebagaimana untuk mencapai hasil
yang diinginkan yang sesuai dengan kebijakan mutu dan arah
strategis organisasi.
Manajemen dari proses-proses dan sistem secara keseluruhan dapat dicapai dengan menggunakan siklus PDCA dengan fokus keseluruhan pada pemikiran berbasis risiko yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari peluang yang ada dan mencegah hasil yang tidak diinginkan.
Manajemen dari proses-proses dan sistem secara keseluruhan dapat dicapai dengan menggunakan siklus PDCA dengan fokus keseluruhan pada pemikiran berbasis risiko yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari peluang yang ada dan mencegah hasil yang tidak diinginkan.
Penerapan dari pendekatan proses dalam
sebuah sistem manajemen mutu menggerakkan:
a) Pemahaman dan konsisten
dalam memenuhi persyaratan;
b) Pertimbangan dari
proses-proses dalam hal nilai tambah;
c) Pencapaian kinerja
proses yang efektif;
d)Peningkatan dari
proses-proses berdasarkan pada evaluasi data dan informasi.
Gambar 1 memberikan gambaran skematik
dari proses-proses apapun dan menunjukkan interaksi dari unsur-unsurnya.
Memantau dan mengukur check points, yang diperlukan untuk pengendalian,
merupakan hal yang khusus untuk setiap proses dan akan banyak bergantung pada
risiko terkait.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar