Kamis, 08 Juni 2017

Pendekatan Proses

Pendekatan proses
Standar Internasional ini mempromosikan adopsi dari sebuah pendekatan proses ketika mengembangkan,menerapkan dan meningkatkan efektifitas sebuah sistem manajemen mutu, untuk mempertinggi kepuasan pelanggan dengan memenuhi persyaratan pelanggan. Persyaratan khusus yang dianggap penting terhadap adopsi sebuah pendekatan proses termasuk dalam 4.4.

Memahami dan mengelola proses-proses yang saling berhubungan sebagai sebuah sistem yang
berkontribusi terhadap efektivitas dan efisiensi organisasi dalam meraih hasil yang diinginkan. 

Pendekatan ini menggerakkan organisasi untuk mengontrol keterkaitan dan saling keterkaitan antar proses-proses yang ada dari sistem, sehingga kinerja keseluruhan organisasi dapat ditingkatkan.

Pendekatan proses melibatkan definisi sistematis dan pengelolaan dari proses-proses, dan interaksi antar
proses, sebagaimana untuk mencapai hasil yang diinginkan yang sesuai dengan kebijakan mutu dan arah
strategis organisasi. 

Manajemen dari proses-proses dan sistem secara keseluruhan dapat dicapai dengan menggunakan siklus PDCA dengan fokus keseluruhan pada pemikiran berbasis risiko yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari peluang yang ada dan mencegah hasil yang tidak diinginkan.

Penerapan dari pendekatan proses dalam sebuah sistem manajemen mutu menggerakkan:
a) Pemahaman dan konsisten dalam memenuhi persyaratan;
b) Pertimbangan dari proses-proses dalam hal nilai tambah;
c) Pencapaian kinerja proses yang efektif;
d)Peningkatan dari proses-proses berdasarkan pada evaluasi data dan informasi.


Gambar 1 memberikan gambaran skematik dari proses-proses apapun dan menunjukkan interaksi dari unsur-unsurnya. Memantau dan mengukur check points, yang diperlukan untuk pengendalian, merupakan hal yang khusus untuk setiap proses dan akan banyak bergantung pada risiko terkait.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar